KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

MENJADI BERKAT



 Jika memilih!, pilihlah yang terbaik, jika dipilih jadilah yang terbaik.»IHT«

Kolose 3:23  Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Selagi ada kesempatan, selagi kita diberi nafas hidup oleh Tuhan, kerjakanlah segala sesuatu dengan baik dan sungguh sungguh bagi kemuliaan Tuhan dan bukan bagi diri sendiri.

Pengkhotbah 3:22  Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?

Jangan terjebak dalam lingkaran waktu, orang yang demikian hidupnya pasti berada dalam kehampaan dan kepasrahan, mereka seperti tong kosong yang nyaring bunyinya, padahal hampir setiap detik kehidupan selalu ada solusi dan anugerah yang dari Tuhan.

Pengkhotbah 9:10  Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Allah mengatakan bahwa nasib semua orang itu sama, satu saat pasti mati, yang membedakan satu dengan yang lain adalah jalan hidup dan perbuatan yang mereka lakukan, apakah untuk kemuliaan Tuhan atau bagi dirinya sendiri.

Ulangan 24:13  kembalikanlah gadaian itu kepadanya pada waktu matahari terbenam, supaya ia dapat tidur dengan memakai kainnya sendiri dan memberkati engkau. Maka engkau akan menjadi benar di hadapan TUHAN, Allahmu. 

Perhatikan pola dan gaya hidup kita, bukanlah soal menang dan kalah, sukses dan berhasil, diatas atau dibawah, yang terpenting adalah kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, agar nama Tuhan semakin ditinggikan dan dimuliakan.

Markus 9:50  Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya?Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

Hai umat Tuhan, jangan penuh akar pahit dan kebencian, jangan menghujat orang lain dan menjatuhkan orang, apalagi berbicara yang menggoncangkan iman orang lain.

Roma 12:19  Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. 

Jangan sok tahu, takabur dan merasa menjadi seperti Allah, Dia Maha Hadir dan Maha Tahu, Dia adalah Allah yang penuh kasih dan panjang sabar, yang selalu memberikan kesempatan kepada semua orang untuk memperbaiki segala kesalahan dan dosa.

Lukas 6:37  "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Stop menghakimi!, jangan mau memviralkan berita berita kebencian dan sakit hati, jangan sampai orang lain tersesat karena itu, berdoalah bagi mereka agar ada damai dan sukacita dalam hidupnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia