MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

KEPAHITAN



 Secangkir kopi dapat membuat kita sadar bahwa rasa pahit, ternyata juga bisa dinikmati.»IHT«

Mazmur 73:21 Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya.

Kepahitan merupakan kekuatan yang merusak relasi dengan siapapun, hanya yang paling fatal adalah merusak diri sendiri, orang yang punya akar pahit, pasti hatinya penuh luka luka, cenderung menyendiri karena merasa tidak dapat mempercayai orang lain.

Mazmur 73:22  aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu. 

Orang yang kepahitan cenderung posesif dan manipulative, pikiran dan hatinya tertutup tidak lagi bisa membedakan mana madu dan racun, hatinya penuh dengan kemarahan dan kekecewaan, peluangpun dianggap sebagai masalah, hidupnya tidak akan pernah bisa maju dan berkembang saking dungunya.

Amsal 27:7  Orang yang kenyang menginjak-injak madu, tetapi bagi orang yang lapar segala yang pahit dirasakan manis. 

Orang yang kepahitan senantiasa membenarkan dirinya, itu sebabnya mereka berani menginjak injak kebenaran, padahal FirmanNya lebih manis daripada madu, sebaliknya orang yang lapar dan haus akan kebenaran Firman sekalipun hidupnya terasa pahit akan dijalaninya dengan penuh ucapan syukur.

Ibrani 12:15  Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Untuk melepaskan kepahitan kuncinya ialah melepaskan pengampunan, bila kita belum sanggup datanglah kepada Tuhan, berseru dan minta kepadaNya dengan kesungguhan hati, niscaya hati kita pasti akan dipulihkan.

Yesaya 1:18  Marilah, baiklah kita beperkara! firman TUHAN, sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. 

Jangan takut dan kuatir, bila kita bertobat dan meminta ampun kepadaNya, maka kasihNya pasti akan mengampuni kita semua.

Yesaya 1:19-20  Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu, tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya. 

Nurut saja deh!, jangan memberontak? orang yang menuruti kebenaran Firman Tuhan, hidupnya akan terasa manis, sebab Dia juga mengasihi kita semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA