MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

IMPARTASI KEBENARAN



IMPARTASI KEBENARAN 

ROMA 1:10-11 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Ayat bacaan hari ini berkisah tentang kerinduan Paulus untuk berkunjung dan bertemu dengan jemaat di Roma, kemudian memberikan impartasi kepada mereka. Paulus yakin bahwa jika ia dapat menghabiskan waktu bersama mereka, ia akan sanggup menulari mereka dengan pengaruh yang benar. 

Paulus percaya bahwa dia mempunyai sesuatu untuk disampaikan kepada saudara-saudarinya di Roma. Kata “memberikan” berasal dari kata "metadidōmi", yang berarti memberikan, impartasi atau mentransfer sesuatu dari satu orang ke orang yang lain. Paulus percaya bahwa jika dia dapat berjumpa dengan jemaat di Romawi, duduk berbicara dengan mereka, menghabiskan waktu bersama mereka, atau mungkin menumpangkan tangan kepada mereka  maka akan ada sesuatu kebenaran firman Allah yang sanggup ditularkan kepada mereka. 

Selama kita masih diberikan nafas kehidupan, berarti masih ada orang yang membutuhkan kita. Jadilah berkat dan bawalah pengaruh yang baik bagi orang lain, terutama keluarga kita terlebih dahulu. Tidak perlu berusaha untuk mengubah hidup orang lain, tetapi jadilah berkat dan bawalah berkat bagi orang lain. Mulai sadar bahwa apa yang kita lakukan dan perkatakan setiap hari merupakan benih yang kita tabur di kehidupan orang lain. Mulailah sadar untuk menabur kebenaran firman Tuhan dalam apapun yang kita lalukan dan perkatakan. 

Tuhan ingin menggunakan kita untuk memberikan dampak positif bagi orang lain. Sama seperti rasul Paulus yang yakin bahwa Allah akan memakai dia untuk menyampaikan sesuatu yang indah dan bermanfaat kepada jemaat di Roma, kita juga perlu meluangkan waktu bersama Tuhan dan mengizinkan Dia untuk mencurahkan kehadiran-Nya ke dalam kehidupan pribadi kita sehingga ketika kita bersama orang lain, akan ada limpahan yang menular bagi mereka yang membawa mereka ke kondisi hidup yang lebih baik di dalam Tuhan. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA