DIAM

DIAM Diam lebih baik daripada drama yang tidak perlu. Amsal 17:28 Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. shalom Kita hidup di zaman dimana semua orang harus bersuara, berkomentar, dan membela diri, ketika ada kesalahpahaman atau konflik dunia mengajarkan kita untuk membalas, membuat panggung dan menciptakan drama agar semua orang tahu bahwa kita benar. Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Namun Firman Tuhan mengajarkan cara yang berbeda, alkitab berkali kali mengingatkan bahwa diam jauh lebih baik dan lebih berkuasa daripada terlibat dalam drama yang tidak perlu, diam bukan berarti takut atau kalah, melainkan sebuah bentuk penguasaan diri dan iman yang teguh kepada Tuhan. Amsal 26:20 Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran. Drama menjauhkan damai sejahtera, sindiran, gosip, atau konflik deng...

IMPARTASI KEBENARAN



IMPARTASI KEBENARAN 

ROMA 1:10-11 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Ayat bacaan hari ini berkisah tentang kerinduan Paulus untuk berkunjung dan bertemu dengan jemaat di Roma, kemudian memberikan impartasi kepada mereka. Paulus yakin bahwa jika ia dapat menghabiskan waktu bersama mereka, ia akan sanggup menulari mereka dengan pengaruh yang benar. 

Paulus percaya bahwa dia mempunyai sesuatu untuk disampaikan kepada saudara-saudarinya di Roma. Kata “memberikan” berasal dari kata "metadidōmi", yang berarti memberikan, impartasi atau mentransfer sesuatu dari satu orang ke orang yang lain. Paulus percaya bahwa jika dia dapat berjumpa dengan jemaat di Romawi, duduk berbicara dengan mereka, menghabiskan waktu bersama mereka, atau mungkin menumpangkan tangan kepada mereka  maka akan ada sesuatu kebenaran firman Allah yang sanggup ditularkan kepada mereka. 

Selama kita masih diberikan nafas kehidupan, berarti masih ada orang yang membutuhkan kita. Jadilah berkat dan bawalah pengaruh yang baik bagi orang lain, terutama keluarga kita terlebih dahulu. Tidak perlu berusaha untuk mengubah hidup orang lain, tetapi jadilah berkat dan bawalah berkat bagi orang lain. Mulai sadar bahwa apa yang kita lakukan dan perkatakan setiap hari merupakan benih yang kita tabur di kehidupan orang lain. Mulailah sadar untuk menabur kebenaran firman Tuhan dalam apapun yang kita lalukan dan perkatakan. 

Tuhan ingin menggunakan kita untuk memberikan dampak positif bagi orang lain. Sama seperti rasul Paulus yang yakin bahwa Allah akan memakai dia untuk menyampaikan sesuatu yang indah dan bermanfaat kepada jemaat di Roma, kita juga perlu meluangkan waktu bersama Tuhan dan mengizinkan Dia untuk mencurahkan kehadiran-Nya ke dalam kehidupan pribadi kita sehingga ketika kita bersama orang lain, akan ada limpahan yang menular bagi mereka yang membawa mereka ke kondisi hidup yang lebih baik di dalam Tuhan. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia