DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

BODO AMAT



 Jangan menghabiskan energi dan waktumu mengurusi omongan negatif atau ocehan orang lain.»IHT«

Titus 1:10  Karena sudah banyak orang hidup tidak tertib, terutama di antara mereka yang berpegang pada hukum sunat. Dengan omongan yang sia-sia mereka menyesatkan pikiran.

Ditengah tengah dinamika kehidupan sehari hari, siapapun pasti pernah mengalami situasi tidak mengenakkan saat mendapat sindiran dari orang orang sekitar kita, sering kali sindiran atau ejekan tersebut menciptakan tekanan mental yang signifikan, membuat kita terhimpit dan terkadang bisa kehilangan arah.

Titus 1:11  Orang-orang semacam itu harus ditutup mulutnya, karena mereka mengacau banyak keluarga dengan mengajarkan yang tidak-tidak untuk mendapat untung yang memalukan.

Zaman now karena teknologi media sudah berkembang begitu pesat dan sangat cepat, maka kita sangat kesulitan untuk menutup mulut mereka, dalam situasi ini kita harus bisa bersikap "bodo amat", sebagai perisai emosional dalam menghadapi sindiran orang orang yang tidak bertanggung jawab atau mereka yang sakit jiwa karena irihati, benci dan kesal melihat orang lain lebih baik hidupnya.

1 Timotius 1:6  Tetapi ada orang yang tidak sampai pada tujuan itu dan yang sesat dalam omongan yang sia-sia. 

Sikap bodo amat atau cuek, menjadi keterampilan yang penting bahkan menjadi mantera yang mencerminkan ketegasan dan kemandirian emosional kita untuk tidak terpengaruh perkataan orang lain.

Ayub 17:6  Aku telah dijadikan sindiran di antara bangsa-bangsa, dan aku menjadi orang yang diludahi mukanya. 

Rasa kuatir akan sindiran atau hinaan orang lain atas kita, adalah hal yang normal, namun jika kita membatasi diri untuk bisa berkembang, maka ketakutan itu akan menjadi masalah.

Ulangan 28:37  Engkau akan menjadi kedahsyatan, kiasan dan sindiran di antara segala bangsa, ke mana TUHAN akan menyingkirkan engkau. 

Tidak hanya didunia nyata, namun didunia mayapun sekarang sudah banyak orang mengalami FOPO, alias Fear of the Other People Opinion, jangan hanya karena takut dihujat atas tanggapan orang lain, maka kita tidak melakukan apa apa!, tentunya anda bukan saja salah besar tetapi juga rugi besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia