KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

BERBUAT BAIK



Suatu hari kamu akan mengerti bahwa menjadi orang baik lebih sulit daripada menjadi orang pintar, sebab kepintaran adalah sejenis bakat, sedangkan kebaikan adalah pilihan.»IHT«

Amsal 20:6  Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? 

Berbuat baik dalam keadaan baik lebih mudah, ketimbang dalam keadaan yang tidak baik, hanya bisa dilakukan oleh orang orang yang setia dan tulus hati.

Filipi 4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.

Kadang kala perbuatan baikpun dicela dan dihina orang, beneran tidak mudah untuk berbuat baik, butuh kesabaran dan ketulusan hati agar kita bisa lulus dari yang satu ini.

Ibrani 13:18  Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik.

Kita butuh dukungan doa dari siapa saja, agar kita lulus dalam melakukan kebaikkan.

Roma 7:21  Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. 

Sebagaimana pergumulan rasul Paulus kitapun pasti mengalami hal yang sama, bahkan mungkin lebih banyak dan lebih sering berbuat kejahatan daripada kebaikan.

Nehemia 2:2  bertanyalah ia kepadaku: "Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati." Lalu aku menjadi sangat takut.

Kenapa orang jahat wajahnya lebih cepat tua daripada orang baik, sebab hati nuraninya tahu dan mengerti bahwa kejahatan tidak pernah dapat disembunyikan, satu saat pasti terkuak.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia