DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

KETIKA TUHAN DIAM



KETIKA TUHAN DIAM

MAZMUR 27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Banyak orang percaya mengalami momen dimana ia akan merasa bahwa Tuhan diam dan tidak menjawab doanya. Saat-saat seperti ini bisa berbahaya jika kita tidak mengerti apa yang sepatutnya terjadi di dalam masa penantian seperti itu. 

Kesunyian Tuhan sangat Alkitabiah. Banyak tokoh di Alkitab yang justru mengalami terobosan dan perubahan karakter di saat menanti jawaban Tuhan. Hampir dua puluh lima tahun Abraham menanti jawaban Tuhan. Tuhan menyuruh Abram meninggalkan rumahnya di Ur, Mesopotamia. Abram berasal dari keluarga yang menyembah berhala dan Tuhan menyuruhnya untuk taat dan percaya kepada-Nya. Bahkan Tuhan berjanji akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar, dan memberkatinya serta membuat namanya masyhur dan menjadi berkat (KEJADIAN 12:2). 

Tahun demi tahun berlalu begitu saja sejak janji Tuhan itu kepada Abram. Kira-kira sepuluh tahun sejak janji Tuhan itu, baru kemudian Tuhan datang kembali ke Abram dalam sebuah penglihatan dan firman-Nya mengatakan bahwa seperti bintang di langit, demikianlah nanti keturunannya (KEJADIAN 15:6). 

Setelah ini, Abram kembali tidak mendengar dari Tuhan, dan sekitar tiga belas tahun kemudian di KEJADIAN 17, Tuhan kembali menampakkan diri-Nya dan akhirnya mengganti nama Abram menjadi Abraham, artinya "bapa banyak bangsa". 

Di dalam masa-masa dimana seolah-olah Tuhan diam dan tidak peduli, disitulah Tuhan justru sedang bekerja untuk membuat karakter dan iman kita berakar kuat. Tuhan nampak diam, tetapi Dia selalu bekerja merangkaikan perkara indah bagi kita. Abraham menunggu bertahun-tahun untuk sebuah jawaban janji Tuhan. Jika saat ini kita sedang menunggu dan Tuhan nampak diam saja, jangan kecil hati, Dia tidak pernah meninggalkanmu dan Dia selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan dan menyatakan janji-janji-Nya atas hidup kita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia