MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

KETIKA TUHAN DIAM



KETIKA TUHAN DIAM

MAZMUR 27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Banyak orang percaya mengalami momen dimana ia akan merasa bahwa Tuhan diam dan tidak menjawab doanya. Saat-saat seperti ini bisa berbahaya jika kita tidak mengerti apa yang sepatutnya terjadi di dalam masa penantian seperti itu. 

Kesunyian Tuhan sangat Alkitabiah. Banyak tokoh di Alkitab yang justru mengalami terobosan dan perubahan karakter di saat menanti jawaban Tuhan. Hampir dua puluh lima tahun Abraham menanti jawaban Tuhan. Tuhan menyuruh Abram meninggalkan rumahnya di Ur, Mesopotamia. Abram berasal dari keluarga yang menyembah berhala dan Tuhan menyuruhnya untuk taat dan percaya kepada-Nya. Bahkan Tuhan berjanji akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar, dan memberkatinya serta membuat namanya masyhur dan menjadi berkat (KEJADIAN 12:2). 

Tahun demi tahun berlalu begitu saja sejak janji Tuhan itu kepada Abram. Kira-kira sepuluh tahun sejak janji Tuhan itu, baru kemudian Tuhan datang kembali ke Abram dalam sebuah penglihatan dan firman-Nya mengatakan bahwa seperti bintang di langit, demikianlah nanti keturunannya (KEJADIAN 15:6). 

Setelah ini, Abram kembali tidak mendengar dari Tuhan, dan sekitar tiga belas tahun kemudian di KEJADIAN 17, Tuhan kembali menampakkan diri-Nya dan akhirnya mengganti nama Abram menjadi Abraham, artinya "bapa banyak bangsa". 

Di dalam masa-masa dimana seolah-olah Tuhan diam dan tidak peduli, disitulah Tuhan justru sedang bekerja untuk membuat karakter dan iman kita berakar kuat. Tuhan nampak diam, tetapi Dia selalu bekerja merangkaikan perkara indah bagi kita. Abraham menunggu bertahun-tahun untuk sebuah jawaban janji Tuhan. Jika saat ini kita sedang menunggu dan Tuhan nampak diam saja, jangan kecil hati, Dia tidak pernah meninggalkanmu dan Dia selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan dan menyatakan janji-janji-Nya atas hidup kita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA