BAHAYA SEBUAH KESUKSESAN

BAHAYA SEBUAH KESUKSESAN ULANGAN 6:10-12 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu — kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami — dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. Shalom Sebelum Israel memasuki Tanah Perjanjian, Allah memperingatkan bangsa Israel tentang sesuatu yang tak terduga. Bahaya terbesar bukanlah di padang gurun, atau bahkan musuh yang akan mereka hadapi atau sudah hadapi dalam perjalanan menduduki tanah Perjanjian. Bahaya terbesar adalah hidup dalam kelimpahan. Setelah mereka dikelilingi oleh berkat-berkat y...

JANGAN MEMPERBESAR MASALAH



 Jangan membuat masalah kecil menjadi masalah besar.»IHT«

Filipi 3:13  Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Banyak perkara menjadi besar bahkan sampai merusak kehidupan karena mereka sulit melupakan atau menghapus hal sepele, ketahuilah semua yang terjadi selalu dimulai dari hal hal kecil, sebaliknya giliran usaha atau pekerjaan mereka tidak pernah menyadari atau mau memulainya dari hal hal yang kecil.

Matius 25:21  Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Mulai sekarang jangan terbalik balik, jika ada masalah selama masih kecil cepat cepat hapus dan lupakan, jika itu usaha atau pekerjaan lakukan sebaik baiknya dan kembangkan sejak dari kecil sampai menjadi besar dan terus berkembang tanpa batas.

Amsal 14:15  Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya. 

Setiap kita membutuhkan perspektif atau sudut pandang yang baru dalam memandang suatu permasalahan, dengan membentuk pola pikir yang efektif dan kreatif dalam membangun manajemen diri berdasarkan pengalaman pribadi.

1 Korintus 15:41  Kemuliaan matahari lain dari pada kemuliaan bulan, dan kemuliaan bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang, dan kemuliaan bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain.

Perspektif baru membantu kita untuk memilah permasalahan secara benar dan tepat, sehingga kita bisa fokus pada penyelesaian persoalan yang sebenarnya, secara bijak dan tepat, tidak serampangan dalam tindakan dan perbuatan yang kurang bermanfaat.

Yesaya 26:7  Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya. 

Masalah memang selalu ada tiap hari, kadang kala masalah memang tidak bisa ditinggal kabur begitu saja, jangan ijinkan kita terikat dan terjebak dalam berbagai masalah, pilihlah jalan benar dan lurus!.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN