DITANAM DAN BERTUNAS

DITANAM DAN BERTUNAS MAZMUR 92:13 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Shalom Pohon tidak bertumbuh subur karena sering dipindahkan. Pohon bertumbuh subur karena ditanam. Banyak orang menginginkan buah berkat, kedamaian, hikmat, dan kekuatan rohani, tetapi mereka kesulitan untuk berakar. Allah merancang pertumbuhan untuk datang melalui tinggal, menetap, dan tetap terhubung dengan-Nya. Pemazmur membandingkan orang percaya dengan pohon yang ditanam di rumah Allah. Pohon yang ditanam bertahan dari badai karena akarnya menancap dalam. Dengan cara yang sama, orang percaya yang tetap berakar di hadirat Allah, firman-Nya, doa, dan persekutuan mengembangkan kestabilan bahkan selama musim-musim sulit. "Ditanam" berarti kesetiaan kepada firman Tuhan ketika emosi mulai menguasai kita. Komitmen ketika cobaan datang. Tetap terhubung dengan firman Tuhan ketika hidup menjadi sibuk. Terus percaya kepada Tuhan bahkan ketika masalah masih ada. Poho...

HIDUP BERDAMAI



Saat tak cukup kuat untuk melawan, kau harus memeluk lawanmu.»IHT«

Lukas 14:31-32  Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.

Tahukah anda? seberapa pentingnya kita berdamai dengan musuh!, hidup itu butuh ketenangan, ketahuilah satu orang musuh sudah terlalu banyak ketimbang seribu teman, dengan memiliki seorang musuh maka kita serasa memiliki hutang, itu sebabnya cepatlah berdamai sebelum terlambat.

Amsal 10:12  Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. 

Musuh yang sebenarnya adalah diri sendiri, semuanya diawali dengan kebencian dan iri hati yang berkembang menjadi rasa permusuhan dengan orang lain, itu sebabnya orang yang demikian hidupnya tidak pernah ada damai karena selalu diisi dengan pertengkaran.

Keluaran 23:4  Apabila engkau melihat lembu musuhmu atau keledainya yang sesat, maka segeralah kaukembalikan binatang itu.

Lakukan dengan tulus hati dan murah hati kepada musuh kita dengan mengembalikan apa yang menjadi bagiannya, jika mereka butuh penghormatan atau permintaan maaf dari kita, sekalipun bukan kita yang salah lakukan saja, karena hal ini tidak membuat kita rugi besar atau sampai bangkrut, namun yang pasti permusuhan dan pertengkaran yang terjadi sudah menutup pintu berkat.

Lukas 6:37  "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Jangan menghakimi musuh, tetap berbuat baik kepada musuh atau kepada orang yang memusuhi kita, maka hidup kita akan dipenuhi oleh damai sejahtera dan sukacita.

Roma 12:18  Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! 

Kesimpulannya anda dan saya sebenarnya bisa berdamai dengan siapa saja, dan hal ini bukan bergantung pada orang lain.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA