MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

DISIPLIN TUHAN



DISIPLIN TUHAN

IBRANI 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Ayat bacaan hari ini menjelaskan bahwa Tuhan mendisiplin anak-anak-Nya, bukan menghukum, menuduh atau menghakimi. Kata "menghajar" adalah "paideuō" dalam Yunani yang artinya disiplin. Disiplin berarti pelatihan. Kata ini merujuk pada seorang ayah yang mendidik anak-anaknya dalam kebenaran. Allah dengan penuh kasih mendisiplin anak-anak-Nya untuk melatih kita semua bertumbuh di dalam kasih karunia-Nya. 

Proses disiplin ini dimaksudkan untuk menjauhkan kita dari hal-hal yang merugikan diri kita sendiri. Ini adalah proses pendewasaan rohani yang Tuhan ijinkan kita alami untuk menjadi seperti Kristus, dan ini adalah upaya Tuhan dalam hidup kita untuk menyelaraskan kembali kehendak kita dengan kehendak-Nya. Ingat, disiplin Tuhan bukanlah sebuah hukuman atau murka Tuhan. Tuhan tidak marah kepada kita, hanya Dia mau kita terus belajar dan hidup di dalam disiplin rohani. 

Hati-hati, banyak orang membenci proses atau disiplin Tuhan. AMSAL 3:11 mengatakan: "Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya". Banyak orang melakukan hal itu ketika kesulitan hidup datang, akibatnya mereka mengeraskan hati, kecewa dan menolak Tuhan. Orang-orang seperti ini akan mempertanyakan Tuhan. Mempertanyakan kuasa, kedaulatan bahkan keberadaan Tuhan. Penolakan akan disiplin dan proses Tuhan akan merusak karakter orang tersebut. 

Ambillah keputusan untuk menerima disiplin dan proses dari Tuhan dengan ucapan syukur. Sadarlah bahwa semua proses terjadi karena seijin Tuhan, dan Tuhan mau memakai proses itu sebagai disiplin dan momen dimana karakter kita berubah dan menjadi makin dewasa rohani. Disiplin selalu merupakan persiapan menuju berkat bila diterima dengan benar. Menerima disiplin Tuhan berarti memahami bahwa Tuhan yang penuh kasih tidak akan pernah menghukum anak-anak-Nya. Disiplin-Nya memangkas setiap ranting dalam hidup kita yang tidak berbuah agar hidup kita bisa berbuah dengan benar. Disiplin-Nya selalu mempunyai tujuan dan memberi kita kehidupan.

Ketika sikap kita benar, Tuhan dapat menggunakan proses disiplin itu untuk membawa kebaikan bagi hidup kita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar