DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

BESAR SEJAHTERAMU


BESAR SEJAHTERAMU

YESAYA 54:13 Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlah kesejahteraan mereka

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Jika hidup kita melakukan kehendak Tuhan yang adalah Pencipta langit dan bumi serta segala isinya, termasuk kita sebagai ciptaan agung-Nya, maka kehidupan kita akan penuh dengan kesejahteraan. Arti kata "kesejahteraan" dalam bahasa Inggris adalah "peace" atau "shalom" dalam bahasa Ibrani, yang berarti damai secara keseluruhan.

Ayat bacaan hari ini menegaskan bahwa anak-anak kita, atau generasi berikut yang Tuhan titipkan dalam hidup kita, patut mengenal dan ditanami kebenaran firman Tuhan supaya hidup mereka penuh kesejahteraan. Kita berjalan karena iman, bukan karena melihat (2 KORINTUS 5:7). Pikiran dan hati kita seharusnya tidak diatur oleh hal-hal negatif apa pun yang kita lihat dalam kehidupan hari-hari ini. Ingat, anak-anak kita melihat hal-hal yang makin buruk dan negatif di zaman ini, karena dunia memang makin gelap. Hidup ini seharusnya dipimpin oleh iman terhadap apa yang firman Tuhan katakan.

Sebelum kita bisa menjadi contoh dan mengajarkan kebenaran itu kepada anak-anak kita, kita pun patut hidup dikuasai oleh firman kebenaran. Kita tidak akan bisa menjadi contoh teladan yang menularkan budaya Kerajaan Sorga, jika kita sendiri tidak menjadi murid kebenaran firman. Ingat, hati anak-anak kita adalah tanah yang baik dan subur, sangat mudah ditanam apa saja, itu sebabnya jangan biarkan dunia mengambil alih pikiran dan hati mereka. Jadilah teladan, dan terus tanami firman kebenaran dengan perkataan dan tindakanmu. 

Rencana dan rancangan Tuhan mengenai anak-anak kita dapat ditunda bahkan dirusak melalui tindakan dan perkataan kita yang tidak mencerminkan kebenaran firman-Nya. Kesejahteraan anak-anak kita tidak dapat diberikan dalam bentuk harta dan uang, karena hal-hal itu tidak akan pernah bisa membuat mereka sejahtera. Hanya dengan menjadi murid yang belajar, mengerti dan dikuasai firman, hidup mereka akan sejahtera. Hanya Tuhan sumber segalanya dan hanya di dalam Dia ada kepuasan dan kesejahteraan. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia