MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

JANGAN MENGHAKIMI



Tak perlu menghakimi orang lain, berusahalah menjadi pribadi yang bijak dan belajar mengerti orang lain.»IHT«

Matius 7:2  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Orang yang suka menghakimi orangnya pasti suka usilan, dengan sengaja mengecam, mengkritik, menilai, bahkan mendiskriminasi secara sepihak menurut penilaian dirinya sendiri, tanpa menyadari kekurangan dirinya sendiri.

Matius 7:3  Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Sebaiknya kita tidak perlu menghakimi orang lain, karena belum tentu kita berada dipihak yang benar, jadi sebaiknya kita mengintropeksi diri terlebih dulu sebelum menilai orang lain.

Matius 7:4  Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.

Penghakiman memicu perasaan sakit hati, membuat orang jadi tidak nyaman dan dapat merusak hubungan, bahkan bisa sampai terputus, ingatlah baik baik!, bahwa kita tidak memiliki pengalaman hidup yang sama dengan orang lain.

Matius 7:5  Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Pilihan hidup satu orang mungkin tidak sesuai dengan ekspetasi orang lainnya, jadi sesungguhnya kita tidak berhak memberikan penghakiman apapun atas pilihan hidup orang lain, setiap orang memiliki hak prerogatif untuk menentukan langkah hidupnya sendiri.

Matius 12:36-37  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman, karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Dengan menghargai dan menghormati perbedaan kita bisa belajar banyak darinya, akan tercipta hubungan sosial yang lebih baik, alhasil kita akan lebih mudah melangkah kemanapun tanpa tersandung sandung  oleh mereka yang merasa marah dan tersinggung oleh penghakiman yang kita lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR