DIAM

DIAM Diam lebih baik daripada drama yang tidak perlu. Amsal 17:28 Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya. shalom Kita hidup di zaman dimana semua orang harus bersuara, berkomentar, dan membela diri, ketika ada kesalahpahaman atau konflik dunia mengajarkan kita untuk membalas, membuat panggung dan menciptakan drama agar semua orang tahu bahwa kita benar. Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Namun Firman Tuhan mengajarkan cara yang berbeda, alkitab berkali kali mengingatkan bahwa diam jauh lebih baik dan lebih berkuasa daripada terlibat dalam drama yang tidak perlu, diam bukan berarti takut atau kalah, melainkan sebuah bentuk penguasaan diri dan iman yang teguh kepada Tuhan. Amsal 26:20 Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran. Drama menjauhkan damai sejahtera, sindiran, gosip, atau konflik deng...

JANGAN MENGHAKIMI



Tak perlu menghakimi orang lain, berusahalah menjadi pribadi yang bijak dan belajar mengerti orang lain.»IHT«

Matius 7:2  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Orang yang suka menghakimi orangnya pasti suka usilan, dengan sengaja mengecam, mengkritik, menilai, bahkan mendiskriminasi secara sepihak menurut penilaian dirinya sendiri, tanpa menyadari kekurangan dirinya sendiri.

Matius 7:3  Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Sebaiknya kita tidak perlu menghakimi orang lain, karena belum tentu kita berada dipihak yang benar, jadi sebaiknya kita mengintropeksi diri terlebih dulu sebelum menilai orang lain.

Matius 7:4  Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.

Penghakiman memicu perasaan sakit hati, membuat orang jadi tidak nyaman dan dapat merusak hubungan, bahkan bisa sampai terputus, ingatlah baik baik!, bahwa kita tidak memiliki pengalaman hidup yang sama dengan orang lain.

Matius 7:5  Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Pilihan hidup satu orang mungkin tidak sesuai dengan ekspetasi orang lainnya, jadi sesungguhnya kita tidak berhak memberikan penghakiman apapun atas pilihan hidup orang lain, setiap orang memiliki hak prerogatif untuk menentukan langkah hidupnya sendiri.

Matius 12:36-37  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman, karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Dengan menghargai dan menghormati perbedaan kita bisa belajar banyak darinya, akan tercipta hubungan sosial yang lebih baik, alhasil kita akan lebih mudah melangkah kemanapun tanpa tersandung sandung  oleh mereka yang merasa marah dan tersinggung oleh penghakiman yang kita lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia