SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

JANGAN MENGHAKIMI



Tak perlu menghakimi orang lain, berusahalah menjadi pribadi yang bijak dan belajar mengerti orang lain.»IHT«

Matius 7:2  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Orang yang suka menghakimi orangnya pasti suka usilan, dengan sengaja mengecam, mengkritik, menilai, bahkan mendiskriminasi secara sepihak menurut penilaian dirinya sendiri, tanpa menyadari kekurangan dirinya sendiri.

Matius 7:3  Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Sebaiknya kita tidak perlu menghakimi orang lain, karena belum tentu kita berada dipihak yang benar, jadi sebaiknya kita mengintropeksi diri terlebih dulu sebelum menilai orang lain.

Matius 7:4  Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.

Penghakiman memicu perasaan sakit hati, membuat orang jadi tidak nyaman dan dapat merusak hubungan, bahkan bisa sampai terputus, ingatlah baik baik!, bahwa kita tidak memiliki pengalaman hidup yang sama dengan orang lain.

Matius 7:5  Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Pilihan hidup satu orang mungkin tidak sesuai dengan ekspetasi orang lainnya, jadi sesungguhnya kita tidak berhak memberikan penghakiman apapun atas pilihan hidup orang lain, setiap orang memiliki hak prerogatif untuk menentukan langkah hidupnya sendiri.

Matius 12:36-37  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman, karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Dengan menghargai dan menghormati perbedaan kita bisa belajar banyak darinya, akan tercipta hubungan sosial yang lebih baik, alhasil kita akan lebih mudah melangkah kemanapun tanpa tersandung sandung  oleh mereka yang merasa marah dan tersinggung oleh penghakiman yang kita lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT