Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA

"SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA" "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus SALING MENGASIHI. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu SALING MENGASIHI" (Yohanes 13:34-35).  > Hidup SALING MENGASIHI harus DIMULAI DALAM KELUARGA! > Saling mengasihi dalam keluarga merupakan bagian dari ketaatan orang percaya kepada perintah Tuhan.  > Keluarga Kristen hendaknya memancarkan kasih Allah kepada dunia melalui sikap saling mengasihi di antara anggota keluarga. Suami mengasihi istri, istri mengasihi suami, orang tua mengasihi anak, anak mengasihi orang tua. Saling mengasihi dalam keluarga membuat keluarga akan harmonis, rukun dan diberkati Tuhan. >> Bagaimana keluarga kita menerapkan hidup saling mengasihi satu dengan lainnya?  1. MENGASIHI LEWAT SIKAP SALING MENGHORMATI! > Roma 12:10 : "Hendaklah kamu s...

HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI

"HARUS MENGAMPUNI DENGAN SEGENAP HATI!" 'Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu" (Matius 6:15). > Apakah maksudnya "mengampuni dengan segenap hati?" 1. Pengampunan yang tulus, bukan sekadar formalitas! > Bukan hanya berkata “saya maafkan,” tetapi benar-benar melepaskan kepahitan, dendam, dan keinginan membalas. > Intinya: hati tidak lagi menyimpan luka dan kesalahan orang lain.  2. Melepaskan hak untuk membalas! > Mengampuni sepenuh hati berarti menyerahkan keadilan kepada Tuhan, bukan memelihara keinginan melihat orang itu “dibalas.” > Mengampuni adalah melepaskan hak untuk membalas! 3. Memilih kasih walau prosesnya bertahap! > Mengampuni dari hati tidak selalu berarti rasa sakit langsung hilang, tetapi ada keputusan sadar untuk tidak lagi memelihara kebencian. > Pengampunan bukan menunggu hati siap, tetapi memilih taat lebih dahulu. Kemudian Tuhan bekerja memulihkan perasaan kita. ...

BERDOA BAGI MUSUH

"BERDOA BAGI MUSUH!" "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44). > Salah satu bukti kita mengasihi musuh kita yaitu berdoa bagi mereka. Bahkan dengan berdoa bagi musuh, maka kasih kepada musuh kita akan bertumbuh.  > Jadi janganlah menunggu sampai kita punya kasih kepada musuh, tetapi berdoalah maka kasih kepada musuh akan bertumbuh.  > Tidak mudah memang untuk mendoakan dan mengasihi orang yang telah menyakiti dan melukai kita. Tetapi inilah perintah dan ajaran Kristus. > Berdoa dan mengasihi mereka yang mengasihi kita itu hal yang mudah, semua orang bisa melakukan hal itu. Tetapi sebagai anak-anak Allah, Tuhan menghendaki orang percaya memiliki kualitas hidup yang lebih dari orang yang tidak mengenal Allah, yaitu berdoa dan mengasihi musuh kita! >> Bagaimana kita dapat berdoa dan mengasihi musuh kita?  1. MINTA TUHAN UNTUK MENGUBAH CARA PANDANG KITA! >  Roma 5:8 : "Akan te...

ORANG JUJUR

"ORANG JUJUR DIJAGA DAN DIPELIHARA TUHAN!" "Orang yang 'HIDUP DALAM KEBENARAN", yang 'BERBICARA DENGAN JUJUR', yang 'menolak untung hasil pemerasan', yang 'mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap', yang 'menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah', yang 'menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan', DIALAH SEPERTI ORANG YANG TINGGAL AMAN DITEMPAT-TEMPAT TINGGI, BENTENGNYA IALAH KUBU DIATAS BUKIT BATU; ROTINYA DISEDIAKAN AIR MINUMNYA TERJAMIN" (Yesaya 33:15-16).  > Seperti apa Tuhan menilai kejujuran? Ayat bacaan diatas menggambarkan hal ini, yaitu : hidup dalam kebenaran, menolak untung hasil pemerasan, mengebaskan tangannya supaya jangan menerima suap, menutup telinganya dan matanya supaya jangan mendengarkan rencana jahat dan melihat kejahatan.  > Di zaman akhir ini, nilai kejujuran memang semakin langka, karena banyak orang yang tidak takut akan Tuhan. Bahkan orang...

PENGAMPUNAN ADALAH PINTU BAGI PEMULIHAN

"PENGAMPUNAN ADALAH PINTU BAGI PEMULIHAN!" "Ia MENYEMBUHKAN orang-orang yang patah hati dan MEMBALUT luka-luka mereka" (Mazmur 147:3).  > Ayat diatas berbicara tentang orang yang “patah hati”. Pemulihan tidak terjadi selama luka itu disangkal. > Bagaimana pengampunan dan pemulihan terjadi dalam hidup kita?  1. PEMULIHAN DIMULAI DARI KEJUJURAN HATI! > Mazmur 62-9 : "Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, CURAHKANLAH ISI HATIMU DI HADAPAN-NYA; Allah ialah tempat perlindungan kita." > Kejujuran membuka pintu anugerah. Akui bahwa kita terluka, marah, kecewa dan bawa itu kepada Tuhan! 2. PENGAMPUNAN ADALAH KEPUTUSAN, BUKAN PERASAAN! > Efesus 4:32 : "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan SALING MENGAMPUNI, SEBAGAIMANA ALLAH DI DALAM KRISTUS TELAH MENGAMPUNI KAMU." > Memberikan pengampunan kepada orang lain merupakan jalan yang Tuhan sediakan untuk membawa kesembuhan dan pemulihan sejati! ...

HATI YANG SEMPURNA

"HATI YANG SEMPURNA" "Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku" (Mazmur 101:2).  > Hidup yang tidak bercela dan tulus hati dimulai di rumah kita atau dalam hidup kita sehari-hari, bukan di gereja! >  Mengapa hati kita perlu kita jaga?  Karena hati kita dapat berubah, baik karena kesuksesan, jatuh dalam dosa, kepahitan, kekecewaan, dsb. Hati kita dapat menjadi jahat bila tidak kita jaga! > Yeremia 17:9 : "Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?" >> Bagaimana menjaga hati tidak bercela atau tetap sempurna?  1. HATI YANG BERSANDAR PADA TUHAN! > Yeremia 17:7 : "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"  > Untuk menjaga hati tidak bercela dan tetap sempurna dihadapan Allah, kita harus selalu memiliki hati yang bersanda...

PENGHALANG REVIVAL

"PENGHALANG REVIVAL!  "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu" (Yesaya 59:1-2).  > Penghalang Revival atau kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita bukan terletak pada Tuhan itu sendiri, tetapi pada manusia itu sendiri! Dosa kita menjadi pemghalang atau penghambat tangan Tuhan bekerja dalam hidup kita! > Dosa2 apakah yang menjadi Penghalang Revival atau Lawatan Tuhan bekerja dalam hidup kita? 1. KEPAHITAN HATI! > 1 Yohanes 3:14-15 : "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. Setiap orang yang MEMBENCI SAUDARANYA adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada...

MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

KEKUATAN TUHAN DALAM KITA

 Kekuatan Tuhan Dalam Kita Kata-kata Paulus dalam 2 Korintus 12:10 adalah sebuah paradoks. Seringkali kita tidak menganggap kesukaran dan kesulitan dalam hidup sebagai tanda kekuatan atau sukacita. Budaya kita sering mengagungkan mereka yang kuat secara fisik dan mental, dan begitu mudah memandang tinggi mereka yang sukses dan berbakat. Tetapi Paulus mengatakan bahwa Tuhan bekerja secara berbeda dalam mereka yang mengikuti Dia. Bukannya dengan mencari mereka yang berbakat dan kuat secara alami, melainkan Tuhan lebih suka menggunakan mereka yang lemah dan rendah hati. Kesuksesan dan talenta alami kita dapat menghalangi pekerjaan Tuhan dalam hidup kita, tetapi ketika kita lemah dan tidak berdaya, kita hanya dapat mengandalkan kekuatan Tuhan saja. Itulah sebabnya mengapa Paulus berkata bahwa dia senang berada dalam kesulitan, penganiayaan, dan kesukaran–karena pada saat-saat itulah Tuhan dapat menjadi kekuatan dan sukacitanya. Tuhan membentuk karakter di saat-saat sulit. Paulus bukanl...